Diperkirakan banyak korban yang belum bisa dievakuasi dari reruntuhan bangunan dan terkubur di dalam lumpur.
Bahkan bau mayat menyengat tercium dari balik reruntuhan bangunan diduga merupakan para korban yang belum terevakuasi.
Tapi kini muncul lagi kejadian aneh yang sulit dijelaskan. beberapa warga menuturkan beberapa hari terakhir kerap ada tangisan-tangisan dan teriakan minta tolong di daerah terdampak gempa.
Seperti dialami oleh warga Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Sulawesi Selatan, Inton, 39 tahun. Dia beberapa kali mengalami kejadian aneh.
Contohnya ketika dia melintas di Jalan Diponegoro di pesisir Pantai Buluri. Inton mengaku sering mendengar suara-suara yang aneh dan makin sering terdengar jelang tengah malam.
Di sini (posko pengungsi) tidak ada yang berani melintas di sepanjang pesisir pantai itu kalau sudah tengah malam," kata Inton, dirilis dari pojoksatu.id, Rabu 10 Oktober 2018.
Suara-suara itu, kata Inton, seperti wanita atau anak-anak. Isinya adalah permintaan tolong.
Suara aneh itu terdengar jelas jika melintas pada malam hari, apalagi saat suasana jalan raya sepi," kata dia.
Suara Aneh Dari Sebuah Pusat Perbelanjaan;
Daerah Pantai Buluri merupakan lokasi terdampak tsunami cukup parah. Banyak korban meninggal ditemukan di tempat itu.
Tapi mungkin ada juga yang tidak ditemukan," kata Inton.Kejadian lain dialami Inton saat terpaksa menjarah pakaian di pusat perbelanjaan Hypermart Palu, dua hari usai gempa. Saat itu, dia juga mendengar suara teriakan.
Tiba-tiba dari lantai tiga Hypermart terdengar suara perempuan minta tolong. Kami langsung berhamburan keluar mall," kata dia.
Suara itu menyebabkan ketakutan sebagian besar warga yang melakukan penjarahan. Sebab, di lantai tiga sudah tidak ada orang sama sekali.
Jadi kami yakin suara itu bukan dari manusia, mungkin makhluk halus," ucap Inton.Lepas dari itu, seluruh masyarakat berharap Palu dapat pulih segera mungkin.
Sumber


