Salah satu yang kerap dianggap sebagai pemicunya adalah rokok, baik itu berakibat pada perokok itu sendiri atau pada orang-orang yang berada di sekitar perokok tersebut yang dikenal sebagai perokok pasif.
Tentu saja kita tidak bisa mengetahui pasti penyebab dari kanker paru yang diderita Nita sebelum dirinya meninggal.
Namun, tak sedikit yang menduga bahwa sosok Indro yang dulu sangat gemar merokok menjadi penyebabnya.
Indro sendiri sudah berhenti merokok selama sekitar 19 tahun. Namun, selama 30 tahun sebelumnya dia merupakan perokok berat: lima bungkus rokok habis dihisapnya dalam satu hari.
"Merokok adalah kebodohan terbesar dalam hidup saya," ujar Indro (30/5/2008) seperti dilansir dari kompas.
Almh bukan perokok aktif. Almh terpapar asap rokok yg kemungkinan memicu sel-sel kanker tumbuh di paru-parunya.
Sayangi dirimu, sayangi keluargamu. Jangan merasa tenang karena kamu merokok diluaran, bukan di dalam rumah, bukan dekat anak-anakmu. Jangan merasa tenang! Karena ketika kamu pulang, kamu tetap membawa racun-racun yang menempel dalam bajumu. Ketika kamu pulang, kamu peluk anakmu, kamu peluk istrimu. Tetap saja racun racun dalam rokokmu terisap oleh orang-orang yang kamu sayangi.
sumber

